Cabang angkat besi kembali menyumbang medali bagi kontingen Indonesia ketika Triyatno berhasil meraih medali perak pada kelas 69kg dengan total angkatan 333kg.
Peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu menghasilkan total angkatan snatch 145kg dan clean and jerk 188kg di Excel London.
Triyatno mengaku tidak percaya dapat meraih medali perak karena ia hanya mampu membuat angkatan snatch 145kg sedangkan peserta lainnya jauh lebih berat dari dia, namun ia mampu menutupnya dengan angkatan clean and jerk 188kg meski harus dengan susah payah.
Dari cabang judo, atlet Indonesia I Putu Wiradamunggu Adesta langsung tersingkir pada penyisihan kelas -81kg setelah dikalahkan atlet Hungaria Laszlo Csoknyai di Excel London.
Kartu Hitam
Sementara dari cabang bulu tangkis, selain kabar gembira bahwa seluruh pemain Indonesia lolos ke babak berikutnya, terjadi kasus memalukan ketika ganda putri Indonesia Greysia Polii-Meiliana Jauhari diduga terlibat tindakan tidak sportif dengan berusaha mengalah dalam pertandingan karena menghindari lawan tertentu.
Masalah dimulai saat pertandingan Grup A antara pasangan China Wang Xiaoli-Yu Yang melawan ganda Korea Jung Kyung Eun-Kim Ha Na di mana kedua pasangan saling mengalah.
Kemudian kejadian serupa terjadi satu jam kemudian dalam pertandingan Grup C antara pasangan Indonesia Greysia Polii-Meiliana Jauhari melawan Ha Jung Eun-Kim Min Jung.
Kejadian yang memancing kemarahan penonton yang memadati Wembley Arena dalam dua pertandingan tersebut memaksa referee turnamen masuk ke lapangan dan memberi peringatan kepada pemain, bahkan wasit sempat mengeluarkan kartu hitam sebagai tanda peringatan.
Pada ofisial bulu tangkis akhirnya mengadakan pertemuan pada Selasa malam untuk menentukan tindakan yang akan diambil terkait kasus tersebut.
Pada Rabu, atlet Indonesia yang akan bertanding adalah seluruh nomor bulu tangkis kecuali ganda putra.
Selain itu, pemanah Indonesia Ika Yuliana Rochmawati akan melanjutkan aksinya di Lord`s Cricket Ground pada babak eliminasi melawan atlet China Fang Yuting.
Cabang lainnya yang bertanding Rabu adalah anggar di Excel London. Atlet Indonesia Diah Permatasari akan melawan atlet AS Mariel Zagunis pada nomor sabre perorangan.
sumber: antaracom
Tuesday, 31 July 2012
Monday, 2 July 2012
Spanyol Juara Piala Eropa 2012
Spanyol berhasil mempertahankan gelar sebagai juara Eropa 2012. Hasil itu diperoleh La Furia Roja setelah di final mengalahkan Italia dengan skor telak 4-0.
Bertanding di Olympic Stadium, Kiev, Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Spanyol lebih mendominasi permainan sejak awal pertandingan.
Statistik UEFA mencatat skuad besutan Vicente del Bosque ini memiliki penguasaan bola sebesar 52 persen dengan total 14 kali tembakan yang sembilan di antaranya mengarah ke gawang dan empat berujung gol. Sedangkan Italia 11 kali menembak dengan enam mengarah ke gawang.
Gol pembuka Spanyol dibuat David Silva pada menit 14 sebelum digandakan oleh Jordi Alba empat menit menjelang turun minum. Saat tertinggal cukup jauh, Italia justru kehilangan Thiago Motta yang cedera sehingga harus bermain dengan 10 pemain.
Walhasil, Spanyol pun lebih leluasa menambah pundi-pundi golnya. Dua pemain pengganti Fernando Torres dan Juan Mata sukses melengkapi kemenangan lewat gol-golnya di menit 84 dan 88.
Titel juara Eropa ini adalah yang ketiga diperoleh Spanyol sepanjang sejarahnya. Sebelumnya, El Matador sukses meraihnya pada 1964 dan 2008.
Jalannya Pertandingan
Ancaman pertama Spanyol tercipta di menit kedelapan. Berawal dari sepak pojok, Sergio Ramos menanduk bola tapi masih melambung.
Xavi! Dua menit berselang, Spanyol melakukan serangan berbahaya. Lewat kombinasinya dengan Cesc Fabregas, Xavi memperoleh bola di luar kotak dan melakukan sepakan yang tipis saja melambung di atas mistar gawang Italia.
Upaya Spanyol akhirnya berbuah di menit 14 lewat David Silva. Menerima umpan terobosan dari tengah, Cesc Fabregas membawa bola hingga ke garis gawang sebelum dari melepas umpan dari sudut sempit untuk disundul oleh Silva.
Italia melakukan serangan balasan. Usai Xavi kehilangan bola, Daniele de Rossi mengirim bola ke depan yang diteirma Antonio Cassano. Dengan cerdik Cassano mengecok Alvaro Arbeloa untuk melakukan tembakan tapi belum menguji Iker Casillas.
Gelombang serangan Italia terus mengalir. Casillas harus menghalau tusukan Cassano sedangkan tendangan Mario Balotelli masih jauh melambung.
Gol! Spanyol kini unggul 2-0 di menit 41. Dari umpan terobosan yang dikirimkan Xavi, Jordi Alba menusuk ke tengah sebelum melepaskan sepakan kaki kiri yang tidak mampu dihalau Buffon.
Di sisa waktu babak pertama berakhir, tidak ada gol lain yang tercipta. Skor sementara Spanyol memimpin 2-0 atas Italia.
Italia menggantikan Cassano dengan Antonio Di Natale di jeda pertandingan. Sang pemain pengganti langsung memberikan dampak lewat sundulannya yang menyambut bola sepak pojok tipis saja melambung di atas gawang Spanyol.
Gawang Italia terancam. Pergerakan Fabregas di dalam kotak menciptakan kemelut namun bola bisa diamankan sebelum disambar Silva.
Tak lama berselang, pemain Spanyol melakukan klaim penalti setelah bola tandukan Ramos mengenai lengan Leonardo Bonucci. Wasit tidak menggubris, permainan terus berlanjut.
Penyelamatan gemilang dari Casillas di menit 51. Dari sisi kiri, Di Natale melepas tembakan mendatar ke arah gawang tapi dengan sigap Casillas menjatuhkan badannya untuk menyelamatkan gawangnya.
Masalah bertambah buat Italia. Tidak hanya harus mengejar ketinggalannya, mereka kini bermain dengan 10 orang karena Thiago Motta mengalami cedera padahal seluruh jatah pergantian pemain.
Setelah cukup lama tak ada peluang berarti, Spanyol nyaris menambah pundi-pundi golnya di menit 79. Umpan silang Alba diterima Pedro namun sontekannya melebar. Lagipula si pemain sudah terjebak dalam posisi offside lebih dahulu.
Perolehan gol Spanyol bertambah dalam selang waktu empat menit. Di menit 84, Torres membuat skor menjadi 3-0 lewat assist Xavi sedangkan Juan Mata melengkapi kemenangan sang juara bertahan menjadi 4-0 setelah menerima umpan Torres.
Susunan Pemain:
SPANYOL: Casillas; Arbeloa, Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Busquets, Xavi, Xabi Alonso; David Silva (Pedro 59'), Fabregas (Torres), Iniesta (Mata 86')
ITALIA: Buffon; Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Balzaretti 21'); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo (Motta 56'); Balotelli, Cassano (Di Natale 46')
detikCOM
SEFASnet
Sunday, 1 July 2012
Setelah 'Like', Facebook akan Punya Tombol 'Want'
Facebook kabarnya tengah menguji fitur tombol baru bernama 'Want'. Tombol ini mirip seperti 'Like' yang sudah ada, namun fungsinya sepertinya akan lebih diarahkan untuk sebuah produk.
Dikutip dari Inside Facebook, Sabtu (30/6/2012), informasi ini diketahui setelah salah seorang developer Facebook bernama Tom Waddington tidak sengaja menemukan tombol baru tersebut saat melakukan pencarian melalui Javascript SDK (Software Development Kit) Facebook.
Mengingat tombol tersebut secara publik tidak terdaftar di deretan social plugin di situs developer Facebook, Waddington menduga fitur tersebut bekerja pada objek Open Graph yang telah ditandai sebagai 'product.'
Artinya, tombol 'Want' tak sekedar memperlihatkan hal yang disukai si pengguna seperti pada tombol 'Like', tetapi juga akan digunakan untuk mengungkapkan keinginan si pengguna yang mengkliknya untuk membeli atau menggunakan sebuah produk atau layanan.
Tombol 'Want' sepertinya akan dimanfaatkan Facebook untuk lebih memfasilitasi kepentingan periklanan. Selama ini, tombol 'Like' selain digunakan untuk menandai situs, komentar, foto atau update status yang disukai.
Namun semakin banyak juga pengguna yang menggunakan tombol 'Like' untuk menandai brand atau produk yang mereka sukai. Nah, dengan tombol 'Want', Facebook sepertinya ingin membuat penggunanya secara aktif memperlihatkan keinginan mereka terhadap suatu produk atau jasa.
Menurut Inside Facebook, tombol 'Want' memungkinkan Facebook mengumpulkan sejumlah besar data 'keinginan' para penggunanya. Informasi ini tentunya akan digunakan Facebook dalam persaingan dengan Google dalam mengeruk pendapatan iklan online.
Dikutip dari Inside Facebook, Sabtu (30/6/2012), informasi ini diketahui setelah salah seorang developer Facebook bernama Tom Waddington tidak sengaja menemukan tombol baru tersebut saat melakukan pencarian melalui Javascript SDK (Software Development Kit) Facebook.
Mengingat tombol tersebut secara publik tidak terdaftar di deretan social plugin di situs developer Facebook, Waddington menduga fitur tersebut bekerja pada objek Open Graph yang telah ditandai sebagai 'product.'
Artinya, tombol 'Want' tak sekedar memperlihatkan hal yang disukai si pengguna seperti pada tombol 'Like', tetapi juga akan digunakan untuk mengungkapkan keinginan si pengguna yang mengkliknya untuk membeli atau menggunakan sebuah produk atau layanan.
Tombol 'Want' sepertinya akan dimanfaatkan Facebook untuk lebih memfasilitasi kepentingan periklanan. Selama ini, tombol 'Like' selain digunakan untuk menandai situs, komentar, foto atau update status yang disukai.
Namun semakin banyak juga pengguna yang menggunakan tombol 'Like' untuk menandai brand atau produk yang mereka sukai. Nah, dengan tombol 'Want', Facebook sepertinya ingin membuat penggunanya secara aktif memperlihatkan keinginan mereka terhadap suatu produk atau jasa.
Menurut Inside Facebook, tombol 'Want' memungkinkan Facebook mengumpulkan sejumlah besar data 'keinginan' para penggunanya. Informasi ini tentunya akan digunakan Facebook dalam persaingan dengan Google dalam mengeruk pendapatan iklan online.
detikcom
Subscribe to:
Posts (Atom)